About me

Feeds RSS
Feeds RSS

I'M PART OF THE SIMILIKITI

I'M PART OF THE SIMILIKITI

My visitors

Selasa, 30 Agustus 2011

mengapa aku bisa mengenal dia

Dia siapa? "dia" mana yang dimaksud? Kenapa harus dia? Bagaimana aku tahu dia?

Banyak pertanyaan terukir di benak tentang sebagian pertanyaan itu.Tapi aku dapat menjawab? Huh..
Semua terlontar begitu saja. Memang awalnya, aku tak tahu siapa dia.. Aku tak mengerti apa yang dia kerjakan, dan aku tak pernah menyadari kalau dia ada.

Sebegitu jahatnyakah aku terhadap dia yang ada di hadapan ku. Melihat saja aku tak pernah, apalagi ku dengar suaranya. Jangankan untuk mendengar suaranya, jujur saja aku amat malas untuk melihat dia apalagi untuk menyapa. Jadi anggap saja aku tak mengenal dia.

Tapi waktu kan selalu berputar. Tak selamanya aku yang berdiam dihadapan dia yang juga berdiam. Aku juga selalu mengatakan dalam hati 
"Apakah dia sama sama tak memperdulikan apa yang ada di hadapannya? Apakah dia sama seperti ku yang tak mau menoleh saat dia ada di sampingku?"

Mungkin aku yang terlalu berfikir negatif tentang dia. Aku belum mengenal dia, namun untuk apa juga aku berfikir tentang sifat dan lalalala kelakuan hingga karakter yang dia punya.

...Aku berdiam...

Berapa lama aku hanya berdiam dihadapan dia.
Dan disuatu hari, aku pun mengenal nya.. hingga aku tau dia dan aku mulai mengerti tentang karakter yang dia punya. dan ya sudah....... aku sudah tau dia dan ah entah kadang aku menyesal pernah mengenalnya namun kadang aku senang walaupun aku tak mengerti sebabnya.

Sudahlah... Hanya berkata.

Senin, 29 Agustus 2011

saya berkata.

Saya.
Hanya menulis dikala semua orang masih tak memikirkan apa yang harus dilakukan. Dikala semua lalai akan
segala yang orang lain pikirkan, dan semua tak mengerti kejujuran

Kepada seseorang yang entah saya tak tahu dimana keberadaan nya. Dan saya yakin dia tidak akan membaca tulisan ini. Jangan dipikirkan dan jangan menebak. Anda tak akan mengerti.

Berbulan lamanya. Anda disana, saya disini. Diatas nyali saya yang bersanding dengan angan yang tak mengerti arah tujuan. Saya mengerti amarah yang mungkin anda rasakan terhadap saya. Bukan salah memang hanya pemikiran yang terlintas begitu kosong dan saya yang salah dalam memilih. Sepintas anda ungkapkan kekecewaan dikala saya anggap semua biasa. Dan saya selalu bertanya dibawah kesedihan yang tak terpikir apa dan mengapa.

"Apa yang saya perbuat? dan mengapa anda begini?"

Semua memang terlewat, entah dimana kehidupan akan karakter yang dulu anda perlihatkan kepada saya di kemudian hari. Mungkinkan semua yang terlintas adalah sifat yang segalanya mungkin saja dapat berubah kapanpun. Ataukah segala awal cerita adalah kebohongan? atau kebaikan yang berujung pada keinginan untuk dibalas?

Cobalah kita tengok kembali kepada penghujung keputus asa an yang dulu anda perlihatkan, bukan kah dahulu anda pernah menjadi sandingan angan sebuah sumpit dimana pastilah ada pasangan yang menunggu anda di samping makanan yang tersedia. Disanalah saya menunggu anda, anda mungkin tidak tau takdir, dan anda tidak akan tahu bahwa disaat itu, saya lah yang menunggu anda di samping makanan itu.
Namun takdir berkata, Anda menginginkan sebuah sendok untuk bersanding bersama anda, dimana sungguh saya mengetahui, dimana kecocokan diantara barang tersebut? dan saya mengerti untuk itu... akhirnya saya mencari sumpit yang menurut saya biasa saja dan saya tahu anda merendahkan pilihan saya. tapi buat apa saya memilih anda disaat itu, selagi anda merendahkan saya dan merendahkan pilihan saya.

Disaat itu juga anda mengedepankan segala yang anda punya dan anda miliki. tapi tau kah anda saat itu saya sangat amat tak mengerti dengan apa yang anda lontarkan terhadap saya.

Seminggu sudah terlewat dan saya tak mengerti mengapa anda menjatuhkan air mata dari perasaan anda. Anda jatuh dan anda tak kuat menahan segalanya. anda hancur dan anda putus asa.

Anda memaksa saya memilih kembali tentang prinsip, namun saya menolak berkata lagi kepada anda.
Dan mungkin inilah akhir dikala sebuah sumpit ditemani sumpit lain itu harus meninggalkan kehidupan. dimana semua tergantung akan takdir yang ditentukan.

Sesaat itu, anda berubah.
Menjadi pribadi yang tak kunjung mereda. Kemana jujungan anda dikemudian hari yang dahulu anda lontarkan pada kemungkinan selanjutnya.
Jangan berkata pada amarah. karna disini saya biasa saja. Siapa anda? anda lah yang mengerti dan tau bahwa    bertahun lama nya kita sudah tak pernah bertemu.

Kamis, 18 Agustus 2011

LaLaLa

Buatlah sebuah persiapan, dimana semua tidak ada
Dimana hamparan laut mulai menghancurkan karang
Dimana Semua sungai meluapkan amarahnya
Dan semua berakhir begitu saja

Tengoklah dibelakangmu seseorang yang nampak menjauh
Tanpa pertolongan kau disini
Gunung yang tak bisa melawan, hanya mengikuti perintah
Hiduplah kau dalam duka

Panas terik menerjang wajahmu
Dan kau tak sanggup untuk melihat matahari
Namun.... Salju turun
Membuatmu menggigil hingga kau tak sanggup melihat ke bawah

Lihatlah hidup mu di depan
Banyak halangan, tapi kau tak mengerti
Atas dan bawah, Itu terlalu
Dan kau yang mengerti
Dimana letak dirimu yang sebenarnya

Minggu, 07 Agustus 2011

Lady Antebellum - Need You Now

Picture perfect memories
Scattered all around the floor
Reaching for the phone 'cause
I can't fight it anymore

And I wonder if I
Ever cross your mind
For me it happens all the time

It's a quarter after one
I'm all alone
And I need you now
Said I wouldn't call
But I've lost all control
And I need you now

And I don't know how
I can do without
I just need you now

Another shot of whiskey
Can't stop looking at the door
Wishing you'd come sweeping
In the way you did before

And I wonder if I
Ever cross your mind
For me it happens all the time

It's a quarter after one
I'm a little drunk
And I need you now
Said I wouldn't call
But I've lost all control
And I need you now

And I don't know how
I can do without
I just need you now

Whoa, whoa
Guess I'd rather hurt
Than feel nothing at all

It's a quarter after one
I'm all alone
And I need you now
And I said I wouldn't call
But I'm a little drunk
And I need you now

And I don't know how
I can do without
I just need you now
I just need you now

Oh baby, I need you now

Rabu, 03 Agustus 2011

Saya, anda atau KITA

Apakah segala yang ada miliki adalah kebahagiaan?
Sekarang, buktikan lah..
bahwa anda, saya atau kita semua memiliki tujuan yang sama
Tapi apakah bisa?
Tidak...................

Kemana anda ada dimana
Disini saya kepada seseorang di depan saya
Siapa? Saya tak tahu..

Anda anggap apa? disini saya
Disini pula anda demikian kepada saya
Kepala dingin anda melambung, tak mengerti
Tak juga Inginkan hela nafas

Saya mati. Anda mati. KITA mati.
Tak anggap semua berkata itu tak sama
Kenapa saya? Kenapa anda?
dan Kenapa kita?

Sudah menutup perhatian.
Tak akan pernah usai....

Visitor

free counters
Ada kesalahan di dalam gadget ini